News, Sports

Chuck Blazer Pengungkap Skandal Penipuan Korupsi Agen Bola Piala Dunia 2018 FIFA Meninggal Dunia

Mantan anggota komite eksekutif FIFA, Chuck Blazer yang memberikan bukti kepada FBI dan menjadi pembongkar skandal penipuan korupsi (whistleblower) di agen bola piala dunia 2018 FIFA telah meninggal pada usia 72 tahun. Chuck Blazer meninggal dunia pada hari rabu tanggal 12 Juli 2017. Chuck Blazer yang merupakan seorang warga negara Amerika Serikat mengungkapkan pada tahun 2013 bahwa dia telah didiagnosis menderita penyakit kanker dan diabetes. Dirinya dilarang seumur hidup tidak boleh melakukan aktivitas yang terkait dengan dunia sepak bola oleh organisasi sepak bola dunia (FIFA) pada bulan Juli 2015.

Larangan tersebut diumumkan oleh komite etik agen bola piala dunia 2018 FIFA karena “banyak tindakannya yang salah” di FIFA dan saat dirinya menjabat sebagai sekretaris umum Confederation of North, Central America and Caribbean Association Football (CONCACAF). Larangan tersebut diberlakukan setelah Blazer mengaku bersalah di pengadilan Amerika Serikat atas tuduhan korupsi dan penipuan terkait sepak bola, termasuk menerima uang suap untuk memilih negara Afrika Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010.

Kematian Blazer diumumkan oleh pengacaranya yang bernama Eric Corngold dan Mary Mulligan. Mereka berdua memberikan pernyataan : “Kami benar-benar sedih atas meninggalnya klien dan teman kami, Chuck Blazer. Selama 20 tahun karirnya sebagai sekretaris umum agen bola piala dunia 2018 CONCACAF, Chuck Blazer berperan penting dalam membawa federasi ke era modern. Kesalahan yang pernah diperbuat oleh Chuck yang telah dipertanggungjawabkan oleh dirinya secara penuh seharusnya tidak mengaburkan kontribusi positif yang diberikan Chuck pada dunia sepak bola internasional.

Pada bulan Juni 2015, Blazer mengungkap skandal penipuan korupsi yang terjadi di piala dunia 2010.

“CONCACAF berubah dari kondisi finansial yang kekurangan menjadi menguntungkan selama di bawah bimbingan dan kepemimpinan Chuck dengan banyak manfaat dan peningkatan pada semua anggota asosiasi, pemain, dan penggemar agen bola piala dunia 2018.

“Chuck merasa sangat bangga dengan pelayanannya terhadap dunia sepak bola. Dia mengabdikan 30 tahun hidupnya untuk sepak bola di semua tingkat permainan, dengan keterlibatannya mulai dari melatih anak-anak muda hingga mengabdi sebagai eksekutif komite FIFA.”

Blazer mengakui pada bulan Juni 2015 bahwa dia bersama dengan yang lain menerima uang suap sebesar 10 juta dolar AS agar negara Afrika Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010 dan sejumlah uang suap yang tidak diungkapkan nilainya dari negara Maroko untuk menjadi tuan rumah turnamen tahun 1998.

Pengacara Blazer mengatakan bahwa Blazer selalu menyesali kesalahan yang diperbuat oleh dirinya.

Pengakuan tersebut yang dimuat dalam sebuah dokumen permohonan pengurangan hukuman yang diterbitkan oleh Departemen Kehakiman AS terjadi dalam kurun waktu 24 jam setelah Sepp Blatter mengumumkan bahwa dia akan mengundurkan diri sebagai presiden FIFA karena skandal korupsi yang terjadi di organisasi agen bola piala dunia 2018 tersebut.

“Saya bersama dengan yang lain di komite eksekutif FIFA setuju untuk menerima suap sehubungan dengan pemilihan negara Afrika Selatan sebagai negara tuan rumah untuk Piala Dunia 2010,” kata Blazer dalam kesaksiannya.

“Dimulai sekitar tahun 2004 dan berlanjut sampai 2011, saya dan yang lainnya di komite eksekutif FIFA sepakat untuk menerima suap sehubungan dengan pemilihan Afrika Selatan sebagai negara tuan rumah untuk Piala Dunia 2010.”

Blazer adalah anggota komite eksekutif FIFA dari tahun 1996-2013 dan Sekretaris Umum CONCACAF dari tahun 1990-2011.

Blazer mengungkapkan bahwa praktek menerima suap dan komisi juga biasa terjadi di turnamen CONCACAF yang berlangsung di negara-negara Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia.

Pernyataan dari pengacaranya mengatakan bahwa Blazer menyesali perbuatannya.

“Pengumuman tangggal 27 Mei 2015 dari Departemen Kehakiman AS tentang kasus korupsi yang melibatkan agen bola piala dunia 2018, yaitu FIFA dan CONCACAF mengungkapkan peran penting dan kerjasama dari Chuck Blazer dalam investigasi yang dilakukan,” demikian isi dari pernyataan tersebut.

“Dengan membantu Biro Investigasi Federal, Internal Revenue Service, dan kantor Jaksa Amerika Serikat dalam penyelidikan bersama yang dilakukan mereka terhadap organisasi yang mengatur sepak bola internasional dan perusahaan yang melakukan bisnis dengan mereka, Chuck berharap dapat membantu membawa transparansi, akuntabilitas, dan pertandingan yang jujur di agen bola piala dunia 2018 CONCACAF, FIFA, dan dunia sepak bola secara keseluruhan.

“Chuck juga menerima tanggung jawab atas tindakannya dengan mengaku bersalah dan menerima hukuman atas kesalahannya di agen bola piala dunia 2018. Chuck merasa sangat sedih dan menyesal atas tindakannya.

“Dia mengungkapkan penyesalannya yang tulus terhadap mantan pendukung dan koleganya, serta kepada semua pemain sepak bola dan penggemar agen bola piala dunia 2018 yang kecewa dengan tingkah lakunya.

“Chuck Blazer mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk membuat dunia sepakbola menjadi tempat yang lebih baik bagi para pemain dan penggemar agen bola piala dunia 2018. Banyak orang yang akan merindukan sosok dirinya.”


Fatal error: Call to undefined function comments_closed() in /home/owpwebor/public_html/wp-content/themes/bcorp-basics/single.php on line 25